Kamis, 20 September 2012

15 hal yang tidak boleh dikatakan pria pada kekasihnya

Entah apa yang membuat pria terkadang tidak sensitif saat berada di sekitar wanita yang dicintainya. Seringkali mereka menganggap sama seperti teman-teman lainnya, memperlakukan kekasihnya tidak special dan berharap kekasihnya mau selalu mengerti jalan pemikirannya.

Tetapi, sebaiknya pria memang benar-benar mencermati kelimabelas hal berikut yang tak boleh dikatakan pada kekasihnya. Mengapa? Karena Anda, kekasihnya, adalah orang yang seharusnya SPECIAL di hatinya, dan diperlakukan juga secara istimewa.


"Kamu memang nggak secantik wanita lain, tetapi aku sudah memilihmu kan?"

Ok, bisa dipahami sebenarnya maksud dari kalimat ini baik. But hey, wanita mana sih yang tak ingin diperlakukan spesial dan menjadi yang no 1 di hati pria yang dicintainya?
"Kamu mirip seperti..."

Sudah... sudah... cukup memirip-miripkan diri dengan tetangga, saudara, terutama mantan. Tak ada wanita satupun yang merasa tersanjung terutama apabila dimiripkan dengan sang mantan. Mirip dengan nenek atau ibunya sih, masih bisa diterima, tetapi mirip dengan mantan? Oh come on, guys. We are better than that!

"Kamu bakal lebih cantik kalau..."


Guys, wanita butuh pujian, bukan kritikan. Sebagaimanapun kritikan itu dipermanis dengan kata-kata cinta, tetap saja akan membuat wanita kehilangan kepercayaan diri. Kritikan yang tepat untuk wanita adalah pujian, puji ia saat ia berpenampilan cantik. Maka ia akan mengerti harus bagaimana.


"Aduh... wanita itu cantik sekali ya"


Pria bebas memuji wanita lain di depan teman prianya, tetapi tidak di depan kekasihnya. Ini adalah hal yang sangat... sangat... terlarang. Ingat, wanita ingin menjadi no 1 di hati pria pujaannya.


"Kata ibuku, kamu itu sebaiknya..."


Hoho... jika boleh jujur, calon mertua sebenarnya bisa dikatakan musuh dalam selimut bagi wanita. Tidak bermaksud jahat dan berpikiran buruk, namun ibunya adalah 'wanita lain' yang no 1 di dalam hidupnya. Yang punya rasa posesif karena telah mengandung, melahirkan, dan membesarkan, tetapi kemudian setelah dewasa, cintanya justru diberikan kepada wanita lain, yaitu kekasihnya. Jadi, kritikan positifpun tidak akan terdengar manis dan tetap akan mengganjal di hati.



"Saudara kamu itu brengsek!"


Jangan pernah mengkritik apalagi menghujat salah satu anggota keluarga. Apapun kesalahan yang telah dilakukan, ikatan darah keluarga itu jauh lebih kuat.


"Kalau kamu benar-benar mencintaiku, kamu harus..."


Ah, cinta tidak perlu dibuktikan dengan syarat-syarat konyol yang sebenarnya hanya dibuat-buat saja. Setiap orang punya intuisi yang secara tak sadar bisa merasakan, apakah cinta kekasih itu tulus atau tidak. Dan apa gunanya sih cinta yang dibuktikan dengan satu atau dua hal, sementara pembuktian itu bisa didapat seumur hidup.


"Kamu itu mirip banget sama ibu kamu"


Kira-kira ini sebuah pujian atau sindiran? Mostly, ini lebih terdengar sebagai sebuah sindiran.


"Aku sedang ingin sendirian nih, jangan diganggu ya"


Jangan diganggu? Hei, sedang berbicara dengan siapakah kamu? Pada orang yang disebut kekasih tetapi justru mengganggu? Guys, you are in a trouble! Memang sesekali kita ingin menyendiri dan merenungkan segala hal yang terjadi, tetapi Anda bisa mengatakan dengan cara yang lebih manis dan tidak menyinggung perasaan wanita kan?


"Kita harus diet deh kayaknya..."


Berat badan, adalah momok bagi sebagian besar wanita. Seringkali merasa takut gemuk membuat wanita jadi takut makan ini dan itu. Which is menurut pria itu rugi. Sekalipun berat badan bertambah dan perlu melakukan diet, lebih baik langsung mengajak seorang wanita pergi berolahraga. Action is better than thousand words.


"Kita putus!"


Tidak! Seorang pria yang dewasa tidak mengatakan kata 'putus' kepada kekasihnya saat sedang emosi. Apabila ada masalah yang terjadi di antara berdua, maka jalan yang paling dewasa dan bijak adalah menyepakati bersama. Bukan meneriakkan kata putus, apalagi hanya sepihak saja.


"Memangnya pria mana yang suka sama kamu?"


Wanita itu cantik. Dan semua wanita itu cantik. Apabila satu orang pria tidak memperlakukan seorang wanita cantik dengan baik, maka akan selalu ada pria lain yang mau memperlakukannya jauh lebih baik darinya.


"Ah kamu mana bisa sih?"


Meremehkan orang lain saja sudah merupakan sebuah kesalahan. Apalagi meremehkan kekasih sendiri. Sekalipun mungkin ia tak punya kemampuan lebih dalam sebuah hal, tetap bukan berarti seseorang tak bisa belajar lho. Yang jelas, kemauan yang besar akan membuat seseorang mampu mewujudkan apapun yang diinginkannya.


"Kamu pasti lagi PMS!"


Tidak semua pria tahu benar apa itu PMS. Kebanyakan yang mereka tahu saat PMS adalah wanita menjadi emosional dan mudah marah. Dan PMS seringkali dianggap sebagai salah satu alasan wanita saja. Tetapi kenyataannya, pengetahuan pria soal PMS ini dangkal. PMS, pre-menstrual syndrome terjadi setidaknya 7 hari sebelum masa menstruasi. Tak hanya perubahan emosi saja yang dialami oleh wanita, namun juga rasa nyeri di pinggang dan payudara yang mengeras. Pria tidak tahu akan hal itu kan? Perubahan emosi bukan melulu mudah marah, karena pada saat itu memang wanita jadi jauh lebih sensitif. Jadi, itu bukan hanya sekedar alasan wanita saja, guys.


"Ini urusan pria, kamu nggak akan ngerti"


Sekali lagi, meremehkan wanita bukanlah hal yang bijaksana. Patut diketahui, bahwa wanita adalah pencari info dan memiliki rasa ingin tahu yang besar. Dalam hal positif, wanita lebih telaten dalam belajar hal baru, termasuk hal-hal di dunia pria


from : http://sibukforever.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar